SELAMAT DATANG DI BLOG BLURAY HERO.. DOMAIN BLURAYHERO.ML AKTIF HINGGA FEBRUARI 2019. SATU BULAN SEBELUMNYA AKAN DIINFOKAN DOMAIN YANG BARU JADI PANTAU PESAN INI. --- TIDAK MENJUAL BLURAY BAJAKAN (BUKAN BLURAY COPY DAN BLU RAY RIP). DIJAMIN LEGAL, ORIGINAL! TERMURAH SE-INDONESIA!!

27/12/17

Review film "Pitch Perfect 3 (2017)"

"Pitch Perfect 3" merupakan film terakhir dalam serial Pitch Perfect. Film trilogy ini disutradarai oleh orang-orang yang berbeda, yang pertama oleh Jason Moore, film kedua oleh Elizabeth Banks dan film ketiga oleh Trish Sie. Meski berbeda namun untuk trilogy kali ini film ini tetap menyajikan cerita yang seru, The Barden Bellas, merupakan sebuah group musikal akapela. Banyak sekali adengan menangis dan berpelukan, setelah final lagu akapela terlihat jelas sekali.

Tapi menurut saya untuk sekuel dan trilogy kali ini saya rasa kurang. Film yang pertama adalah merupakan semburan energi serasa menghirup udara segar untuk film di tahun 2012. Manis dengan pemeran yang beragam dan disukai, ini memberi saya gambaran yang jelas di dalam ceruk pengalaman di perguruan tinggi. Ini menyenangkan mengasyikkan dari sekumpulan para culun dan fapat menghasilkan banyak uang. Ini juga alasan Anda mendengar lagu "Cups" Anna Kendrick yang sangat lucu di mana-mana dari toko makanan hewan ke kantor, dokter gigi.

The Barden Bellas sendiri berisikan aktris ternama seperti Anna Kendrick - Trolls, A Simple Favor, Rebel Wilson - Grimsby, Nasty Women, Anna Camp - One Night, Brave New Jersey, Brittany Snow - Buskwick, Hangman, Hailee Steinfeld - Term Life, Bumblebee The Movie, Hana Mae Lee - The Babysitter, Love Beats Rhymes, Ester Dean - Rio, Crazy Ex-Girlfriend, Chrissie Fit - It Remains, Crosstown dan Alexis Knapp - Grace, Urge. Hadir pula beberapa bintang ternama seperti Ruby Rose, John Lithgow, Andy Allo dan DJ Khaled.

Dalam film ini, Elizabeth Banks - Power Rangers, Charlie's Angels turut serta sebagai produser bersama Paul Brooks - New in Town, Search Party dan Max Handelman - The Trustee, Resident Advisors dengan perusahaan produksinya, Gold Circle Films dan Brownstone Productions.

Film Pitch Perfect sendiri pertama kali diadaptasi dari buku karya Mickey Rapkin berjudul "Pitch Perfect: The Quest for Collegiate a Cappella Glory" dan dikembangkan kembali oleh Kay Cannon.

Menurut dari Kay Cannon, penulis skenario trilogi Pitch Perfect, film ini akan menjadi akhir perjalanan dari The Barden Bellas. Walaupun tetap ada, kemungkinan personilnya sudah berbeda. Dikonfirmasi juga jika salah satu rival dari The Barden Bellas, The Treblemakers grup yang berisikan cowok-cowok tidak akan beraksi kembali difilm ketiga ini.

Jadi sekarang kita memiliki "Pitch Perfect 3." Hal terbaik yang bisa saya katakan tentang film ini adalah bahwa ini bukan perbaikan lain dari pendahulunya. Sebagai gantinya, Kay Cannon yang menulis skenario untuk ketiga film tersebut telah menghancurkan semuanya. Dia mempertahankan lagu pop yang terlalu banyak diproduksi sepanjang masa film, tentu saja-ini satu-satunya sumber perpaduan yang sesungguhnya, dan inilah alasan Anda menonton film ini. Tapi seolah-olah dia dan sutradara Trish Sie (Step Up All In) memutuskan untuk hanya menjadi menggila dalam pertunjukan terakhir ini, mengubahnya menjadi gambar aksi bergaya James Bond yang menggila. Itu tidak lantas membuatnya menjadi perbaikan dari film Pitch Perfect, tetapi setidaknya ini merupakan keberangkatan sebuah film yang ambisius.

by : Muhammad Rizky
Score : 6,8/10
Comments